Kesepian itu menakutkan.
Seperti saat kita masih kecil, kita merasa kesepian karena tidak mempunyai banyak teman. Tapi sekarang saat kita sudah dewasa ternyata kesepian itu jauh lebih buruk lagi. Lalu ada pertanyaan muncul dalam benakku. Ketika kita mencintai orang begitu besar, apakah kita tak bisa untuk tidak takut kehilangannya?
Jujur jika pertanyaan itu ku lontarkan untuk diriku sendiri maka jawabannya adalah aku akan benar-benar sangat takut.
Di dunia ini tidak banyak orang yang aku kenal. Setiap orang yang aku kenal akan sangat berkesan bagiku. Merekalah yang ada dalam hidupku dan mengisinya. Walaupun terkadang itu tidak ada bedanya apakah aku sendirian atau bersama mereka. Tapi aku memang takut kehilangan.
Bertahun-tahun aku hidup dalam kesendirian. Di masa lalu aku hanyalah seorang gadis kecil yang kesepian tanpa teman, pergi ke sekolah sendirian, bermain sendirian, dan belajar sendirian . Aku sudah hafal betul bagaimana rasanya. Bahkan sampai saat ini,tak jauh berbeda. Mungkin ini yang membuat diriku sulit menerima kehadiran orang lain. Karena aku terbiasa sendiri. Terbiasa hidup dalam duniaku yang sepi.
Aku selalu menyangkal bahwa aku merasa kesepian. Namun kenyataannya ...begitulah,aku kesepian. Dan disaat aku mulai mengenal cinta. Semuanya tak berjalan sesuai dengan apa yang aku harapkan. Aku gagal. Kegagalanku yang pertama ,pikirku ketika itu. Yah...sepertinya aku tak beruntung dalam hal ini. Sekali dan sekali lagi aku gagal.
Mencintai seseorang yang tak mungkin mencintaimu. Begitulah.
Hsshhh ...aku lelah . Rasanya aku tak ingin jatuh cinta lagi. Aku takut. Karena ketika aku memutuskan untuk mencintai seseorang, maka akan sulit bagiku untuk melepaskannya. Ini sangat menyiksa. Apalagi cintaku hanyalah cinta sepihak. Hal yang sia-sia untuk dilakukan. Semakin aku memikirkannya maka semakin aku terluka. Semakin aku mencintainya maka semakin hatiku hancur. Aku ingin mengakhiri ini. Cintaku hanyalah seperti sebuah kesakitan. Aku ingin menangis.
Tapi di sisi lain, muncul juga pertanyaan.
Apakah kita bisa hidup tanpa cinta? Entahlah...aku percaya adanya cinta, secara umum. Tapi secara pribadi, maksudnya untuk diriku sendiri. Tidak .
Yaa ...inilah kesepianku.
Seperti saat kita masih kecil, kita merasa kesepian karena tidak mempunyai banyak teman. Tapi sekarang saat kita sudah dewasa ternyata kesepian itu jauh lebih buruk lagi. Lalu ada pertanyaan muncul dalam benakku. Ketika kita mencintai orang begitu besar, apakah kita tak bisa untuk tidak takut kehilangannya?
Jujur jika pertanyaan itu ku lontarkan untuk diriku sendiri maka jawabannya adalah aku akan benar-benar sangat takut.
Di dunia ini tidak banyak orang yang aku kenal. Setiap orang yang aku kenal akan sangat berkesan bagiku. Merekalah yang ada dalam hidupku dan mengisinya. Walaupun terkadang itu tidak ada bedanya apakah aku sendirian atau bersama mereka. Tapi aku memang takut kehilangan.
Bertahun-tahun aku hidup dalam kesendirian. Di masa lalu aku hanyalah seorang gadis kecil yang kesepian tanpa teman, pergi ke sekolah sendirian, bermain sendirian, dan belajar sendirian . Aku sudah hafal betul bagaimana rasanya. Bahkan sampai saat ini,tak jauh berbeda. Mungkin ini yang membuat diriku sulit menerima kehadiran orang lain. Karena aku terbiasa sendiri. Terbiasa hidup dalam duniaku yang sepi.
Aku selalu menyangkal bahwa aku merasa kesepian. Namun kenyataannya ...begitulah,aku kesepian. Dan disaat aku mulai mengenal cinta. Semuanya tak berjalan sesuai dengan apa yang aku harapkan. Aku gagal. Kegagalanku yang pertama ,pikirku ketika itu. Yah...sepertinya aku tak beruntung dalam hal ini. Sekali dan sekali lagi aku gagal.
Mencintai seseorang yang tak mungkin mencintaimu. Begitulah.
Hsshhh ...aku lelah . Rasanya aku tak ingin jatuh cinta lagi. Aku takut. Karena ketika aku memutuskan untuk mencintai seseorang, maka akan sulit bagiku untuk melepaskannya. Ini sangat menyiksa. Apalagi cintaku hanyalah cinta sepihak. Hal yang sia-sia untuk dilakukan. Semakin aku memikirkannya maka semakin aku terluka. Semakin aku mencintainya maka semakin hatiku hancur. Aku ingin mengakhiri ini. Cintaku hanyalah seperti sebuah kesakitan. Aku ingin menangis.
Tapi di sisi lain, muncul juga pertanyaan.
Apakah kita bisa hidup tanpa cinta? Entahlah...aku percaya adanya cinta, secara umum. Tapi secara pribadi, maksudnya untuk diriku sendiri. Tidak .
Yaa ...inilah kesepianku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar